Seperti yang kita ketahui, akhir-akhir ini popularitas Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Gatot Nurmantyo, terus meningkat. Bahkan, menurut keterangan dari Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, jenderal kelahiran Kota Tegal ini mempunyai peluang besar menjadi calon wakil presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.
Dalam acara diskusi yang bertema 'Siapa Wapres Jokowi 2019?' yang dilangsungkan Ormas Pro Jokowi (Projo) di Warung Solo, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat tanggal 20 Oktober 2017 kemarin, Burhanuddin mengaku terbuka peluang untuk Gatot untuk menemani Joko Widodo dalam ajang akbar lima tahunan tersebut.
"Kalau disaksikan dari survei hari ini, Pak Gatot memang potensial menjadi senjata rahasia Jokowi," ujarnya.
Burhanuddin menambahkan, elektabilitas Gatot sedang di peringkat kedua sesudah Ahok. Namun bila dibandingkan, nama Gatot lebih pas sebab para pemilih Ahok sebetulnya sama dengan semua pemilih Jokowi.
Di samping elektabilitasnya tinggi, semua pemilih Gatot berasal dari kantong suara yang sama sekali bertolak belakang dengan basis pemilih Jokowi. "Karena suara Gatot dari segi elektabilitas, demografi, dan opsi politik lebih banyak peluangnya menggerogoti basis suara Prabowo. Terutama mereka yang di 2014 tidak memilih Pak Jokowi," ujarnya.
Kendati demikian, urusan tersebut tidak serta merta disebutkan Gatot menjadi calon wakil presiden yang ideal. Meskipun elektabilitasnya baik, Gatot belum memiliki keterampilan dalam bidang teknokrasi, khususnya dalam urusan memerintah (governing).
Panglima TNI Gatot Nurmantyo Miliki Peluang Besar Jadi Wapres Pada Pilpres 2019
Reviewed by Markaz Info
on
10/26/2017 10:39:00 PM
Rating:
Reviewed by Markaz Info
on
10/26/2017 10:39:00 PM
Rating:

Tidak ada komentar: