![]() |
| Image: Tribunnews |
Korban tewas dari dampak ledakan pabrik mercon di area Kosambi, Kabupaten Tangerang terus bertambah.
Total, terdapat 47 orang ditemukan tewas di dalam pabrik tersebut.
"Yang dikirim ke RS Polri terdapat 39 korban. Masih terdapat 8 lagi. Jadi total 47," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono untuk Kompas.com, Kamis (26/10/2016).
Argo menambahkan, korban selamat yang sudah diculik ke lokasi tinggal sakit sejumlah 46 orang.
Mereka mendapat perawatan di RSUD Tangerang dan di RS Mitra Husada.
"Berdasarkan penjelasan saksi terdapat 103 pekerja yang bekerja di pabrik tersebut hari ini," kata Argo.
Gudang mercon kepunyaan PT Panca Buana ini diberitakan meledak pada pukul 09.00 tadi.
Pihak pemadam baru mendarat pukul 10.30 dengan sebelas mobil pemadam.
Saat itu, situasi gerbang terkunci. Untungnya, penduduk setempat sempat menjebol tembok gudang untuk mengamankan para karyawan yang terjebak di dalam.
Api sukses dipadamkan pada pukul 12.00.
Berdasarkan keterangan dari pantauan kesebelasan kami. Ada sejumlah orang yang masih merasa trauma. Mereka masih menikmati trauma sebab tiga orang saudara yang bekerja di suatu pabrik petasan yang terbakar di Kosambi, Tangerang, Kamis (26/10) pagi. Di samping trauma, mereka pun menderita luka bakar di unsur tangan dan leher.
Ketiga orang tersebut yaitu Suwandi (21), Fahmi (20) dan Agis (20). Warga Kebon Mede RT 02/06, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat tersebut menjadi pembicaraan orang satu kampung.
Mereka sukses selamat dari peristiwa kebakaran dan ledakan dari gudang petasan di Tangerang. Rumah mereka di perbatasan dengan wilayah Tangerang.
Suwandi mengisahkan kengerian ketika insiden kebakaran gudang petasan atau kembang api guna anak kecil. Saat kebakaran, Suwandi sedang mengemasi kembang api ke dalam dus.
Tiba-tiba tampak api telah membesar. Sontak, dia langsung mengamankan diri dengan berlari.
Dia pun berjuang menyelamatkan diri dengan berlari ke pintu keluar. Namun, sebab pintunya melulu satu menciptakan para karyawan berebutan untuk terbit dari pabrik.
Setelah sukses keluar, dia meminta aparat kepolisian guna mengantarkannya ke Rumah Sakit Mitra Husada guna mendapatkan perawatan sebab di unsur tangan kanan dan leher dia menderita luka bakar.
Sementara itu, Fahmi (20) mengatakan, di samping api tersiar pula bunyi ledakan sejumlah tiga hingga empat kali. Dia menyatakan tidak memahami asal api dari mana.
"Ledakannya kenceng banget dapat tiga hingga empat kali," kata dia.
Menurutnya kejadian tersebut belum pernah dialami sebelumnya sebab pabrik tersebut baru beroperasi.
"Saya ini operan dari gudang petasan banting di KBC Blok A 1 nomor 1 Kamal," tutur dia.
Di samping menderita luka bakar, barang berharga Fahmi yakni sepeda motor Suzuki Satria F 150 hangus dilalap si jago merah.
"Udah abis dah motor saya pun disana," pungkasnya.
Fahmi merasakan luka bakar di unsur tangan kanan dan leher. Dia melulu diberi obat dari Rumah Sakit Mitra Husada dan diperbolehkan untuk pulang.
"Pintunya cuman satu jadinya berebutan guna keluar," ungkap dia.
Kesaksian Korban Kebakaran Pabrik Mercon di Kosambi!
Reviewed by Markaz Info
on
10/27/2017 10:09:00 AM
Rating:
Reviewed by Markaz Info
on
10/27/2017 10:09:00 AM
Rating:

Tidak ada komentar: