M Hanif Dhakiri Menteri Ketenagakerjaan menginstruksikan untuk jajarannya guna mengusut tuntas permasalahan kecelakaan kerja yang terjadi di gudang mercon kepunyaan PT Panca Buana Cahaya Sukses yang bertempat di Desa Belimbing, Kabupaten Tangerang, Banten.
“Kalau menyimak dahsyatnya kejadian, serta tidak sedikit korban meninggal dan luka sebab tak dapat mengamankan diri, diperkirakan kuat terdapat pelanggaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Kasus ini mesti diusut tuntas,” kata Menteri Hanif, Kamis, (26/10/2017).
Terkait urusan ini, Menaker sudah menginstruksikan untuk Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3), Sugeng Priyanto untuk mengerjakan pengusutan tuntas.
Melihat banyaknya korban serta temuan lapangan yang mengindikasikan bahwa situasi pintu gerbang pabrik yang tidak jarang kali terkunci, diperkirakan kuat perusahaan itu tidak mempunyai Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagaimana yang sudah ditentukan oleh pemerintah.
Salah satu peraturan yang ditata dalam SMK3 ialah perusahaan mesti dapat menanggulangi kebakaran, serta meluangkan akses andai terjadi situasi kegawatdaruratan.
“Jika memang terjadi pelanggaran K3, pihak perusahaan mesti bertanggungjawab, dan dikenai sanksi,” tegas Menaker.
Kepada semua korban, pemerintah memastikan terselaksananya pemberian hak-hak korban. Baik hak bagi berpengalaman waris pekerja yang meinggal, hak pengobatan untuk korban terluka serta hak-hak lainnya. Perusahaan mesti bertanggungjawab.
Kepolisian terus mengerjakan pemeriksaan di lokasi kejadian. Informasi sedangkan yang dihimpun menuliskan, perusahaan itu mempekerjakan 103 pekerja. Dari jumlah itu ditemukan 47 korban meningeal serta 43 luka-luka.
Ini Alasan Banyaknya Korban Ledakan di Gudang Mercon
Reviewed by Markaz Info
on
10/27/2017 09:53:00 AM
Rating:
Reviewed by Markaz Info
on
10/27/2017 09:53:00 AM
Rating:

Tidak ada komentar: